Pesona Busana Muslim

Fashion March 9, 2012 0 20,312 views

Kita bisa menemui busana muslim dimana saja, tidak terbatas pada pusat grosir yang menjual secara ritel, karena  banyak juga desainer yang mengkhususkan diri untuk merancang busana yang sesuai syariat Islam ini. Ini bisa dilihat pada event Indonesia Fashion Week 2012 lalu. Tidak hanya memamerkan busananya pada area exhibition, para perancang pun menggelar show di panggung Assembly. Fashion show bertema Immaculating Mood menampilkan karya 14 desainer, yaitu Hennie Noer, Ida Leman, Dian Pelangi, Merry Pramono, Misan, Ina Priyono, Yuyuk Nurmaisyah, Lia Afif, Ade Listiani, Adhy & Alie, Ade Irma, Lilik Suharyati, dan Nuniek Mawardi.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah pemakaian kerudung saat itu. Ada banyak cara menutup kepala yang memang identik dengan busana muslim, dan para desainer pun ikut memberikan inspiriasi. Lihat saja Hennie Noer yang  menggunakan kopiah yang digabungkan dengan pashmina, atau Dian Pelangi yang memuat kain d iatas kepala laksana salah satu model kuluk Jambi. Perempuan berjilbab ingin menguncir rambutnya? Ade Listiani bisa mewujudkannya, tampilan hijab menjadi menarik dan lain daripada yang lain apalagi penambahan ornamen aksesori di atasnya. Tak hanya dikuncir, ornamen kepang pun ditampilkan oleh Lilik Suharyati. Dan sebagai penutup show, Nuniek Mawardi menggunakan aksen topi yang dikombinasikan dengan pashmina.

Panggung Pleanary pun tak kalah gemerlapnya dengan menampilkan 4 desainer yakni  Ida Royani, Irna Mutiara, Windri (NurZahra), serta Tini Sardadi dan Tina Martyana (Art Kea). Ida Royani yang rajin berkreasi memproduksi busana muslim dengan sentuhan etnik tersebut menampilkan tenun NTT dengan padu padan blus polos dari bahan rajutan tenun rayon sutra. Ornamen payet tembaga yang digunakannya menambah keunikan busana yang ditampilkan. Dengan label Irna La Perle, desainer Irna Mutiara menampilkan aplikasi sulam usus yang dibuat menjadi  busana muslim yang modern, dengan detail manik-manik dan kerudung rajut  ber glitter. Sebagai produsen aksesori yang telah lama eksis, Art Kea kini mulai merambah busana muslim. Bertema Vivid Color Riots, busana berbahan sifon dan silk dengan taburan payet, bordir, renda, batu-batuan, hingga kristal membuat koleksi Art Kea tampil mempesona. Menutup fashion show malam itu adalah Windri dengan label NurZahra yang menghadirkan koleksi yang ringan, wearable, dan dapat di-mix’n match. Koleksi NurZahra Resort 2012-Shibori & Indigo Batik collection adalah tema yang diusung kala itu. Bahan yang digunakannya adalah cotton voile yang dicampur dengan teknik shobori (tie dye asli Jepang) dan batik yang bermotif universal.

Perkembangan busana muslim Indonesia yang begitu pesat membuat kita semakin optimis akan masa depan busana muslim negeri ini. Dan bisa jadi impian Indonesia menjadi pusat busana muslim dunia akan segera terwujud. Dea, foto: Rio, Eko, Ipul.

Leave A Response »