close

admin

Fashion

Sweet ALLEA

IT-9

Tampilnya rancangan baru dari  perancang senior yang rancangannya sudah banyak diminati, sudah  tentu memancing  keingintahuan  para pencintanya.  Maka  koleksi  terbaru dari  Itang Yunasz saat dipergelarkan di ajang  Indonesia Fashion Week beberapa waktu lalu memikat banyak peminatnya.

Rancangan  mutakhir dari  Itang Yunasz ini  diberi  nama   manis, ALLEA ITANG YUNASZ.  Menurut  penjelasannya,  penyebutan sebenarnya adalah  AEL-iYAH.  Ini  berasal  dari  bahasa  Arab  yang  berarti,  Allah  adalah  cahayaku;  mulia.  Dan ternyata ada persamaannya dengan bahasa lain. Misalnya dalam bahasa Jerman  Aleah  berarti  yang dihormati  dan  dalam  bahasa Yunani  kuno,  Aleah  berarti  yang bersinar;  bercahaya. Produk terakhir ini  bekerja sama dengan Alzara sebagai label busana Muslim.

read more
Fashion

Gaya Aksesori Tati Supardi

IMG-20180709-WA0050

Karya karyanya dari perca kain, kancing, bebatuan, manik manik, tali, ataupun anyaman tikar, kain tenun, kain batik,  mampu menjelma menjadi aksesori cantik, etnik dan  unik. Itulah  rancangan  Tati Supardi, alumni Psikologi  UI yang tidak mengotak atik manusia tetapi lebih bereksperimen dengan berbagai bahan untuk dijadikannya karya karya etnik.

Belum lagi karena ia juga memberi pelatihan pembuatan shibori, piawai merangkai bunga, bahkan dahan kering di pinggir jalan pun bisa diliriknya untuk menjadi bagian dari karya artistiknya, profesinya pun  makin menjauh dari capaian akademisnya.

read more
Sosok

Kiprah Mode Itang Yunasz

Yunasz-4

Desainer senior  Itang  Yunasz  ini punya pengalaman segudang.   Ia pernah magang  di Rumah Mode desainer Italia, Balestra  dan sepulangnya  ke Indonesia  ia  berhasil menjadi  pemenang ke 2 dalam ‘Lomba Perancang Mode’  yang diselenggarakan  majalah femina  tahun 1981. Sejak saat itu Itang muda terus mengembangkan karyanya. Desainnya yang mudah memikat banyak wanita membuat rancangannya menuai pujian dan tentu menjadi  isi lemari para pengagumnya.

read more
Kuliner

Sehat & Lezat

garden-10

g

Tempatnya agak di pinggiran kota Yogya. Sederhana tapi bermakna. Itulah resto ‘Little Garden’. Memang resto ini kecil dan semua masakannya berbahan dasar alami. Vegan. Vegetarian yang murni. Tanpa telor tanpa susu. Pemilik dan pengelolanya  suami istri yang nampak giat dan kompak. Dewi  Novitasari dan Dadang Heri Murpriyanto.

read more
Sosok

Jalan Hidup Jais Darga

jais-fp-lagi-5

International Art Dealer. Itulah profesi seorang wanita tinggi langsing  yang bernama Jais Darga. Jais, April lalu punya acara istimewa di Club House Pondok Indah, Jakarta. Perjalanan hidup Jais sebagai International Art Dealer dibukukan, judulnya juga menarik: ‘Jais Darga Namaku’. Lama tinggal di Paris dengan profesi di dunia seni itu, membuat pengalaman hidup Jais penuh liku liku.

Acara hari itu istimewa karena hari itu adalah saat peluncuran bukunya. Buku setebal 540 halaman, soft cover itu  dibagikan pada teman teman dekatnya. Hari itu  memang  istimewa plus,  karena hari itu pula,  hari ulang tahunnya. Dan Istimewa lagi karena yang hadir adalah teman teman dekat Jais, dari yang senior sampai  yang junior. Dari Sam Bimbo sampai Olga Lydia. Dari wartawan senior Bre Redhana sampai Dwi Sutarjantono. Itu antara lain tamu tamu Jais,  disamping para  sosialita.

Makan-makan lezat, pasti. Acara tari dan dansa, oke.  Juga nyanyian berbagai genre dari  pop, jazz sampai rock, seolah menandakan kawan kawan Jais dari berbagai kalangan. Banyak kenalan, banyak sahabat apalagi keluarga, antara lain putri cantiknya, Magali membuat hari hari indah menjadi makin istimewa bagi Jais Darga,  International Art Dealer yang gigih. RM.Foto: RM

read more
Fashion

Keindahan Indigofera

GBJ-1

Panggung mini cantik yang ditata apik memberi aksentuasi indah pada  saat busana batik berwarna indigo berseliweran di atasnya. Keindahan biru indigo ini tidak saja merupakan warna yang memberi arti kedalaman makna intuisi dalam pengertian aura, tetapi secara nyata menghadirkan kecantikan  pewarna alam yang disebut Indigofera pada malam tanggal 9 Mei lalu.

read more
Info

Seni dari Yogya

art-7

 

Yogya selalu lekat dengan seni. Juga tentang Pameran Seni Kontemporer. Pameran ini juga disbeut  terbesar. Jadi seperti apakah pameran seni ini?

read more
Travel

Berpelukan…

tele-2,jpg-fp

Kata ‘berpelukan…’ itu yang selalu ada dalam adegan film Teletubies… Kurcaci kurcaci  imut berwarna warni itu di desa Nglepen, wilayah Prambanan ,  Yogya,  Boko tampil sebagai rumah rumah penduduk. Ya, rumah dalam bentuk ‘dome’ seperti bentuk Iglo,  rumah  Eskimo di kutub utara. Hanya rumah – rumah di  wilayah ini di cat warna warni dan tokoh teletubies jadi penanda.

Awalnya rumah rumah yang dibangun dengan bantuan ‘Domes for the World’ lembaga bantuan dari Amerika Serikat ini  terjadi usai  gempa hebat yang melanda Yogya khususnya Yogya  Selatan, 2006 lalu. Mereka mendirikan rumah- rumah yang dimaksudkan sebagai rumah  yang  tahan gempa karena dibangun dengan kosntruksi  khusus.

Adalah ide kreatif untuk membuat rumah rumah yang awalnya hanya berwarna putih itu diberi ikon teletubies lengkap dengan warna warninya. Barangkali karena dalam film teletubies, rumah para kurcaci imut itu berbentuk serupa. Mudah mengenalinya.  Daerah ini lalu dimaksudkan sebagai tujuan wusata bagi mereka yang ingin berkunjung atau bahkan menginap di beberapa rumah teletubies ini.  Rumah rumah yang lain tetap berfungsi sebagai rumah penduduk biasa.

Dikelilingi bukit bukit sepanjang daerah selatan Yogya, daerah ini nyaman bila pagi atau sore hari, hanya  terik matahari di waktu siang yang kurang menguntungkan. Tetapi mencoba mengunjungi  atau bahkan menginap di beberapa rumah teletubies yang disewakan  ini  bisa jadi  pengalaman unik. Yuk,,berpelukan… RM Foto: RM, dok image source.

read more
Kain

Lurik & Batik Gaya Edo

edward baru 17

Edward Hutabarat atau Edo menggelar peragaan busana khusus Lurik, pertengahan tahun lalu.  Di tangan Edo, lurik tampil dengan indah dalam berbagai style. Lurik, tampil modern, sesuai tampilan masa kini.Peragaan busana ini dibarengi dengan pameran tentang tenun ikat,  23 sd 28 Agustus 2017 dan diselenggarakan di Pelataran Ramayana  Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Dalam desain busana Batik, puluhan tahun Edo bergerak dan konsisten dengan Batik dalam berbagai rancangan busananya. Batik lagi -lagi di tangan Edo tampil eksklusif, tetap dengan motif klasik, kreativitas motif  dengan tetap mengacu pada kekhasan batik dan tentu saja dalam tampilan kekinian

Menghargai kain-kain tradisional, Edo  membuat karya negeri sendiri ini bisa mendunia. Foto. dok koleksi Edo.

read more
Kuliner

Gudeg Maktekluk

gudeg-2-fp,jpg
Antrean panjang tengah malam

Yogya memang kota gudeg. Tapi gudeg maktekluk, apa pula itu ? Dalam bahasa Jawa, ‘tekluk’ itu biasanya dikaitkan  dengan rasa ngantuk. Kalau disebut “mak tekluk” adalah saat seseorang hampir jatuh tertidur pada posisi di luar tempat tidur, biasanya sambil duduk tidak sengaja tertunduk tertidur dengan  gerakan kepala yang tiba tiba ‘jatuh’ ke bawah. Itulah yang sering disebut ‘mak tekluk..’

read more
1 2 3 4 5
Page 3 of 5