close

featred

Fashion

Illusoire-Alleira

Alleira-oke-3

Alleira yang selalu  menghadirkan batik modern, kembali muncul dengan peragaan yang terbaru di Pondok Indah Mall 2, pertengahan Agustus lalu.  Koleksi  untuk Spring Summer 2018 ini terdiri dari koleksi busana dewasa dan anak-anak dengan tema ‘ Illusoire’.  Tema itu seolah mengacu pada desain yang simpel dengan motif modern kontemporer  dan.menghadirkan motif lace yang dibuat dengan teknik geser, menciptakan ilusi bayangan hingga memperjelas permainan motifnya.

Warna warna yang digunakan terdiri dari warna  hitam, biru, putih gading, merah, kuning serta cokelat. Bahan bahan yang dipakai selain lace  adalah  satin silk, handwoven silk, handwoven cotton dan katun  jacquard. “Bahan bahan ini nyaman dipakai untuk sehari hari,” kata  Anita Asmaya Sanin, Creative Director Alleira.  Siluet yang dihadirkan antara lain dress andalan Alleira Batik dengan blus berpotongan loose yang dipadu celana kulot klasik dan jaket boxy fit dalam koleksi ready to wear.

read more
Kain

Menekuni Seni Shibori

Dayu-5

 

 

 

Cafe Cangkir 6 di Yogya, nampak berbeda dari hari hari biasa. Di ruang depan bergelantungan melambai bebagai jenis shibori (semacam kain jumputan dengan teknik tinggi) yang ditata apik menghias ruang itu. Selama lima hari,  Cafe tersebut menjadi ajang pameran, pelatihan sekaligus penjualan Shibori. Ragam jenis Shibori yang sangat banyak itu dipresentasikan oleh  para perajin  kain khusus ini.

Adalah Dayu Jiwa yang mengawali karya ini dan menekuninya ( ia bolak balik ke Jepang khususnya  Kyoto tempat Museum Shibori terkenal di negeri matahari terbit itu  berada ) dan menimba ilmu  pembuatan berbagai teknik  Shibori  selama beberapa tahun.

Saat dibawa berkeliling,  seorang peserta pameran yang juga pembuat dan pebisnis Shibori,  memperlihatkan Shibori dengan motif parang , truntum, kawung, motif motif yang biasa terdapat pada kain batik. Ia menyebutkan itulah cita cita Dayu yang patut diapresiasi. Dayu memang  bercita-cita untuk membuat Shibori  dengan motif Nusantara. Sudah bertahun tahun ia menekuni  batik dan kemudian merambah ke arah kain Shibori selama beberapa tahun. Ia bercita-cita untuk membuat Shibori Indonesia,  memakai teknik dari Jepang, negeri asal Shibori,  menggunakan motif-motif  Indonesia, khususnya motif batik.

Memasarkan Shibori dengan mengedepankan  motif Indonesia, merupakan cita cita  yang tidak mudah dilaksanakan mengingat belum  semua  pencinta kain menghargai karya ini.  Jalan masih panjang,  bisa saja ini adalah awal dari sukses perempuan Bali ini, yang tertunda…RM. Foto: Ully  Hermono, dok RM

 

read more