close

kreatif

Fashion

Illusoire-Alleira

Alleira-oke-3

Alleira yang selalu  menghadirkan batik modern, kembali muncul dengan peragaan yang terbaru di Pondok Indah Mall 2, pertengahan Agustus lalu.  Koleksi  untuk Spring Summer 2018 ini terdiri dari koleksi busana dewasa dan anak-anak dengan tema ‘ Illusoire’.  Tema itu seolah mengacu pada desain yang simpel dengan motif modern kontemporer  dan.menghadirkan motif lace yang dibuat dengan teknik geser, menciptakan ilusi bayangan hingga memperjelas permainan motifnya.

Warna warna yang digunakan terdiri dari warna  hitam, biru, putih gading, merah, kuning serta cokelat. Bahan bahan yang dipakai selain lace  adalah  satin silk, handwoven silk, handwoven cotton dan katun  jacquard. “Bahan bahan ini nyaman dipakai untuk sehari hari,” kata  Anita Asmaya Sanin, Creative Director Alleira.  Siluet yang dihadirkan antara lain dress andalan Alleira Batik dengan blus berpotongan loose yang dipadu celana kulot klasik dan jaket boxy fit dalam koleksi ready to wear.

read more
Kain

Adiwastra & Kekinian

20180415_100705-1

Ingin melihat ragam dan beraneka kain kain wastra Adati? Para pencinta wastra tradisional pasti akan dapat melihat kain kain adati Nusantara ini dalam pameran Adiwastra Nusantara. April lalu selama 5 hari penuh Jakarta Covention Center (JCC ) dipenuhi dengan ragam kain kain Nusantara, baik berupa kain  kain batik maupun kain tenun dari berbagai wilayah di negeri kita.

Tema tahun ini adalah ‘Nuansa Kekinian dalam Wastra Adati Nusantara’. Ini bisa disimpulkan dalam makna berbagi bentuk. Dari  kain kain unggulan yang sering dijumpai para pengamat kain dalam kain batik maupun tenun yang cukup langka. Begitupun  makna  kekinian adalah kain kain Nusantara itu tidak hanya menjadi koleksi kain semata tetapi juga tampil dalam berbagai inovasi dari  ragam busana, interio, aksesori bahkan suvenir dan berbagai inovasi bentuk lainnya. Ini sesuai dengan alam kreativitas yang  makin digalakkan tahun tahun belakangan ini.

Diikuti pebisnis dan UKM  kain serta aksesori sebanyak sekitar 400 peserta dengan  30 % perajin daerah memberi peluang untuk peningkatan ekonomi yang semakin luas. Yang menarik dalam Adiwastra ini juga diadakan lomba  ‘Selendang Indonesia’, memberi peluang bagi para kreator untuk mewujudkan selendang sebagai bentuk khas Indonesia  dalam batik maupun tenun  yang menghasilkan pemenang pemenang  dalam beberapa kategori. Selendang  adalah budaya kita yang biasa digunakan dalam berbagai kesempatan namun juga  bisa dijadikan sebagai suvenir yang sangat praktis dibawa ke mana mana termasuk ke luar negeri.

Adiwastra yang secara konsisten sudah dilakukan selama 11 kali sejak tahun 2008  memberi arti keseriusan penyelenggara, khususnya  Ibu Edith Ratna dan team penggagas Adiwastra agar kecintaan pada wastra kita tak pernah padam bahkan makin menyala. RM/foto RM.

read more