close

lukisan

InfoUncategorized

Lukisan GM

GM-9

 

 

Kalau disebut GM, semua orang media mestinya tahu siapa yang dimaksud, Dialah Goenawan Mohammad, wartawan kawakan, pendiri majalah Tempo yang catatan pinggirnya selalu menghentak, dan membuat isi majalah Tempo enak dibaca dan .. perlu. Maka banyak yang bertanya ketika Goenawan Mohammad  berpameran lukisan “Lho Pak GM melukis toh? ”  Ternyata memang sang wartawan dan sastrawan ini sebenarnya telah beberapa tahun  terjun di kancah seni rupa dan tentu saja termasuk menekuni dunia lukis. Bagi mereka yang mengenalnya dekat, tidak heran tentang hal ini. Memang beberapa tahun   terakhir, ia sudah aktif menghadirkan  beberapa karya seni rupa seperti   skesta sktesa dan lukisan lukisan yang dipamerkan di beberapa kota. Tahun  lalu  misalnya, Goenawan sudah berpameran di Semarang dan pada November lalu di Yogya. apakah ini sebuah loncatan? ‘Bagi saya, melukis bukan sebuah loncatan ke depan tetapi ke samping,’ katanya dalam pengantar buku pamerannya.

Pameran yang diselenggarakan di Museum  Dan Tanah Liat, di selatan Yogya ini  dihadiri para seniman, sahabat dan wartawan.  Berjudul agak unik  ‘Binatang’,  dituturkan  penulis Wahyudin yang menulis di buku pengantar pameran, jawaban Goenawan saat ia bertanya tentang tema pameran ini. “Saya menyimpan rasa bersalah di masa lalu dengan binatang. Suatu ketika saya menembak mati seekor burung .  Saya gegabah melakukannya dan karena itu saya menyesal.”  Wahyudin juga menyebutkan bahwa  menurut Goenawan  binatang merupakan makhuk yang menakjubkan , “Saya suka. Apalagi saat kecil saya dekat dengan cerita cerita binatang, ” katanya.

Yang menarik juga adalah  dipamerkannya  sketsa beberapa  wayang dengan keterangan tentang apa, siapa  dan kisah sosok wayang tersebut. Dari sosok Bhisma, Karna, Kresna, Kunti, Surti Kanti hingga Durna. Tokoh tokoh yang menyelimuti kisah  Mahabaratha, sesepuh para  Pandawa dan Kurawa. Tetapi  juga ada skesta  burug deruk  yang diselamatkan nyawanya oeh Raja Usinara.

Tema Binatang, membuat pameran ini menampilkan karya karya GM yang menarik dan perlu dilihat.

 

 

 

read more
Info

Satu Dekade Seni Jakarta

art-xy

 

Usia 10 tahun dan tetap bertahan bahkan makin berkembang menunjukkan konsistensi pameran seni terkemuka di negeri ini. Berawal sebagai Art Bazaar Jakarta, kerja dari MRA group ini terus berlanjut dari tahun ke tahun. Kini dengan penamaan Art Jakarta, pameran ini semakin lama semakin diminati karena konsisten dalam menghadirkan karya karya seni yang menarik dan berkualitas tidak hanya dari dalam tetapi juga luar negeri.

Pembukaan yang membuat undangan memenuhi ruangan di Ballroom Ritz Carlton Hotel Jakarta ini tidak menyurutkan penikmat seni ini hingga berakhirnya pameran yang berlangsung dari 2 hingga 5 Agustus 2018.  Ratusan karya karya seni lukis, patung maupun karya instalasi seniman negeri sendiri berdampingan dengan karya  karya seni luar negeri yang menarik dan langsung menjadi bagian pemotretan diri pengunjung.

Selain karya seniman seniman muda yang semakin diminati penikmat seni dan menjadi koleksi para kolektor dari dalam maupun luar negeri, karya seniman legendaris seperti Basuki Abdullah dan Sunaryo juga dipamerkan dalam acara tersebut.

Berjalan mengelilingi ruangan demi ruangan sambil menikmati karya karya seni itu terasa  seperti disuguhi keindahan seni dari tangan tangan penuh bakat yang tidak semua dimiliki manusia di dunia ini. Sungguh inilah kebesaran kasih Allah pada mereka yang mempunyai kemampuan dalam menorehkan cipta rasa seni  yang mereka miliki.  RM. Foto.dok RM,TS,NB,EP.

 

read more
Sosok

Jalan Hidup Jais Darga

jais-fp-lagi-5

International Art Dealer. Itulah profesi seorang wanita tinggi langsing  yang bernama Jais Darga. Jais, April lalu punya acara istimewa di Club House Pondok Indah, Jakarta. Perjalanan hidup Jais sebagai International Art Dealer dibukukan, judulnya juga menarik: ‘Jais Darga Namaku’. Lama tinggal di Paris dengan profesi di dunia seni itu, membuat pengalaman hidup Jais penuh liku liku.

Acara hari itu istimewa karena hari itu adalah saat peluncuran bukunya. Buku setebal 540 halaman, soft cover itu  dibagikan pada teman teman dekatnya. Hari itu  memang  istimewa plus,  karena hari itu pula,  hari ulang tahunnya. Dan Istimewa lagi karena yang hadir adalah teman teman dekat Jais, dari yang senior sampai  yang junior. Dari Sam Bimbo sampai Olga Lydia. Dari wartawan senior Bre Redhana sampai Dwi Sutarjantono. Itu antara lain tamu tamu Jais,  disamping para  sosialita.

Makan-makan lezat, pasti. Acara tari dan dansa, oke.  Juga nyanyian berbagai genre dari  pop, jazz sampai rock, seolah menandakan kawan kawan Jais dari berbagai kalangan. Banyak kenalan, banyak sahabat apalagi keluarga, antara lain putri cantiknya, Magali membuat hari hari indah menjadi makin istimewa bagi Jais Darga,  International Art Dealer yang gigih. RM.Foto: RM

read more
Info

Seni dari Yogya

art-7

 

Yogya selalu lekat dengan seni. Juga tentang Pameran Seni Kontemporer. Pameran ini juga disbeut  terbesar. Jadi seperti apakah pameran seni ini?

read more